Pesnab Pestisida Nabati

 Proses pembuatan pesnab by Yudha Saputra in Facebook

Pesnab daun Sirih


1. Pestisida Alami untuk Penyakit Bercak Daun, Walang Sangit, Wereng, Penggerek Batang Padi, dan Menghijaukan Daun


Bahan :

Daun sirih 100 lembar

Daun salam 100 lembar

Bawang putih 5 siung

Cara Pembuatan: Semua bahan dihaluskan, tambahkan air 5 liter, lalu direbus sampai mendidih. Setelah dingin, disaring lalu tambahkan alkohol 50 CC dan masukkan ke dalam botol, lalu diamkan selama semalam.

Dosis Pemakaian: ½ gelas ditambah 14 liter air lalu disemprotkan pada tanaman.


2. Pestisida Alami untuk mengendalikan semua jenis serangga, tikus dan burung yang menyerang tanaman


Bahan :

Cabai merah ½ kg

Bawang putih ½ kg

Jahe 1 ons

Cara Pembuatan: Semua bahan dihaluskan, tambahkan air 5 liter, kemudian disaring dan tambahkan alkohol 50 CC. Lalu masukkan ke dalam wadah dan diamkan selama semalam.

Dosis Pemakaian: 80 CC ditambah 14 liter air lalu semprotkan ke tanaman.


Bahan :

Brotowali 1 kg

Sambiloto 1 kg

Daun sirsak 100 lembar

Cara Pembuatan: Semua bahan dihaluskan, tambahkan air 5 liter kemudian disaring dan tambah alkohol 50 CC.

Dosis Pemakaian: 80 CC ditambah 14 liter air lalu semprotkan ke tanaman.


3. Pestisida alami untuk hama putih palsu, ulat, walang sangit, penggerek batang, wereng coklat


Bahan :

Akar, kulit kayu jenu 1 kg

Biji mahoni 2 ons

Brotowali 1 kg

Lengkuas 0,5 kg

Air 5 liter

Alkohol 100 CC

Cara Pembuatan: Semua bahan dihaluskan/ditumbuk lalu masukkan ke dalam ember yang berisi 5 liter air dan diaduk hingga merata, diamkan semalam dan jangan lupa tambahkan alkohol.

Cara penggunaan : Ambil larutan pestisida alami dari jenu ini dan disaring. Setiap 250 CC larutan ditambah air 14 liter dan disemprotkan ke tanaman yang terserang hama.


4. Pestisida alami untuk jamur, wereng coklat, walang sangit dan ulat daun yang menyerang tanaman padi maupun palawija


Bahan :

Jahe 1 kg

Kunyit 1 kg

Lengkuas 1 kg

Daun sirih 0,5 kg

Alkohol 100 cc

Cara Pembuatan: Semua bahan dihaluskan/ditumbuk dan diuleni/diaduk dengan air 3 liter, lalu diperas, air perasan ditambah alkohol dan masukkan ke dalam derigen, difermentasi selama 3 hari, lebih lama lebih baik, setiap pagi dikocok supaya endapannya larut.

Cara Penggunaan: Ambil 200 CC larutan bahan tersebut dan tambahkan air 14 liter,  semprotkan ke tanaman yang terserang, akan lebih baik ditambah cuka beras/methanol.


Semoga bermanfaat




Komentar