Pengenalan Jamur Trichoderma
Tricoderma SP.
Fungsi Dan jenis
Trichoderma sp. adalah jamur yang paling umum dijumpai dalam tanah khususnya tanah dengan kandungan bahan organic yang tinggi. Jamur mempunyai ciri morfologi koloni berwarna hijau muda sampai hijau tua, hifa bersekat, berukuran (1,5-12 µm), dan percabangan hifa membentuk sudut siku pada cabang utama.
Dan Trichoderma sp. merupakan sejenis cendawan / fungi yang termasuk kelas ascomycetes. Trichoderma sp. memiliki aktivitas antifungal. Di alam, Trichoderma banyak ditemukan di tanah hutan maupun tanah pertanian atau pada substrat berkayu
Pada Trichoderma yang dikultur, Morfologi koloninya bergantung pada media tempat bertumbuh.[] Pada media yang nutrisinya terbatas, koloni tampak transparan, sedangkan pada media yang nutrisinya lebih banyak, koloni dapat terlihat lebih putih. Konidia dapat terbentuk dalam satu minggu, warnanya dapat kuning, hijau atau putih.[] Pada beberapa spesies dapat diproduksi semacam bau seperti permen atau kacang.
-Tricoderma memiliki empat jenis yaitu:
-Trichoderma harzianum adalah jamur yang juga digunakan sebagai fungisida. Ini digunakan untuk aplikasi daun, perawatan benih dan perawatan tanah untuk menekan berbagai penyakit yang menyebabkan patogen jamur
-Trichoderma koningii merupakan cendawan antagonis yang sangat berperan membantu mengatasi beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur akar pada tanaman kakao.
-Trichoderma virens menghasilkan triterpene / steroid viridin / steroid fungistatik dan antikanker, yang dapat direduksi menjadi viridiol, suatu senyawa dengan sifat herbisida (Howell dan Stipanovic, 1983;
-Trichoderma viride adalah jamur dan biofungisida. Ini digunakan untuk perawatan benih dan tanah untuk menekan berbagai penyakit yang disebabkan oleh patogen jamur
disamping sebagai organisme pengurai tricoderma dapat pula berfungsi sebagai agen hayati dan stimulator pertumbuhan tanaman. ... Dengan penggunaan rutin secara berkala pupuk biologis dan biofungisida Trichoderma, sp. akan memberikan manfaat yang lebih baik daripada pupuk dan fungisida kimia.
● Manfaat Tricoderma
• Sebagai biofungisida. Trichoderma bisa mengendalikan jamur patogen seperti penyebab jamur fusarium. Tapi aplikasinya tidak disemprotkan seperti fungisida kimia. Melainkan diberikan melalui pupuk dasar, pupuk kocor atau pemberian serbuk disekitar akar tanaman.
• dapat memperbaiki kualitas tanah. Secara alami sesuai habita alaminya, trichoderma memang bersifat sebagai decomposer bahan organik. Asalkan lingkungannya mendukung untuk perkembangannya, jamur ini bisa membantu untuk mengurai bahan – bahan organik yang terdapat pada lahan pertanian.
•Trichoderma juga bisa dipakai untuk starter pembuatan kompos.
•Karena fungi ini termasuk mikroorganisme endofit, keberadaannya dalam jaringan tanaman bisa meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit. Terutama oleh mikroorganisme tular tanah.
•Mencegah dan mengendalikan tingkat penyerangan penyakit layu fusarium, busuk akar, busuk umbi dan busuk pangkal batang.
•Dan juga untuk menurunkan resiko infeksi penyakit oleh bakteri.
•Jika semua itu berjalan dengan baik, produktivitas tanaman bisa meningkat.



Komentar
Posting Komentar