Pupuk Nitrogen UREA

NITROGEN (Urea)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,,,
Sahabat Tani Indonesia

Bismillahirrahmannirrahiim
Semoga mudah di mengerti dan bisa membawa manfaat serta menambah wawasan kita semua
Insya Allah Aamiin


Nitrogen <N> / Urea

Sumber bahan Organik yang Mempunyai kandungan Nitrogen Yaitu :
Segala Dedaunan hijau terutama bagian pucuk seperti Daun Gamal, daun pisang, babadotan, kipahit, Azola ganggang, lumut, tanaman pakis, Urin serta Kohe Ternak dan lain2.

Proses pembuatannya melibatkan Microorganisme (decomposer) untuk menguraikan bahan. Dan dilakukan fermentasi secara aerob dan boleh an-aerob.
Untuk mempercepat proses fermentasi boleh menggunakan asem-aseman seperti air belimbing,mengkudu,asam citrad dan lain-lain.

1. Urea Cair Organik
Pupuk urea cair organik ini setara dengan pupuk kimia 2 karung, dengan Formula 46-0-0 . Secara signifikan mengurangi biaya produksi . Pupuk cair ini adalah nutrisi utama pada tahap awal budi daya guna :
- mempercepat pertumbuhan tanaman dengan " Memiliki batang panjang, daun lebar, daun berwarna hijau Tua "

Bahan bahan yg diperlukan :
1.  1 kg Kacang hijau / kedelai : rendam dengan air 4-5 jam
2.  2 kg Nenas atau 2 bh nenas : Dicacah atau di giling halus beserta kulitnya
3. 1 kg beras ketan : direndam dg air 4-5 jam 
4. 2 kg gula merah / molase yg sudah dicairkan.
5. 10 ltr Air kelapa atau air sumur / Air Hujan yg sudah di endapkan
6. 1 liter mikroba pucuk pisang ( buat sendiri )

Cara Membuatnya :
1. No 1 & 3 ditiriskan
2. kacang hijau dan beras ketan digiling halus kemudian masukan kedalam wadah/ember.
3. Setelah itu tambahkan No 2,4,10 ke wadah
4. Kemudian diaduk dengan memengunakan kayu atau bambu agar tercampur rata .
5. Kemudian tutup wadah dan di fermentasi selama 14 hari. 
6. Setelah selesai masa fermentasi maka kita saring. Pisahkan dari ampas
7. Airnya kita simpan dalam wadah diregen atau yg ada tutupnya.

Cara pengunaan dan dosis :
- 2 sendok makan UREA cair organik : 20 ltr air sumur (air hujan) digunakan untuk penyemprot di tanaman baik untuk tanaman padi di sawah atau pun tanaman sayuran atau holtikultura.
- 5 sendok makan UREA cair : 20 ltr air sumur agar menambahkan Nitrogen ke tanah, agar Tanaman bisa mengambil nutrisi melalui akar yg memberikan asupan ke batang tanaman.


Nb : Penggunaan pupuk cair organik ini dosisnya sangat tinggi jangan sampai over dosis yang akan mengakibatkan daun menguning pada tanaman dan bisa mengakibatkan kematian

Kandungan dari bahan diatas :
1. Kacang hijau / kedelai mengandung Nitrogen setelah diproses dalam fermentasi memiliki Asam Amino menjadikan protein yg baik bagi tanah dan Tanaman.
2. Beras ketan mengandung vitamin B Baik buat kesehatan tanaman menambah tanaman agar tidak mudah kedatangan penyakit .
3. Nenas bertindak sebagai Enzim untuk membentuk dan memecahkan protein dan menghasilkan Asam Amino dalam air UREA organik.
4. gula merah atau molase membentuk proses fermentasi lebih lengkap.
5. Mikroba pucuk pisang adalah bahan baku untuk fermentasi kacang hijau atau kedelai 
memperluas Mikro Organisme menjadi UREA cair organik .


2. Pupuk Urea Cair Organik (Puco)
Bahan:
1. Kacang hijau atau kedelai 1 kg
2. Dedak 2 kg
3. Nanas 2 buah
4. Gula merah 2 kg
5. Air kelapa / tuak 10 ltr
6. MOL/POC/m4 1 ltr

Cara Membuat :
- Rendam bahan 1 tiriskan, kemudian haluskan.
- Rebus bahan 2 kemudian dinginkan
- Tambahkan bahan 3,4,5,6. Aduk rata semua bahan
- Kemudian fermentasi 2 minggu.

Dosis Air 20 ltr :
20 ml untuk semprot
50 ml untuk kocor


3. Pupuk Organik Cair (POC) / NPK cair :

Pembuatan pupuk organik cair ( POC) N / Natrium.
Bahan :
1. Daun daunan hijau spt. Gamal, kacang kacangan, Kelor, daun salam. Tidak harus semua ada, Yang penting dedaunan mudah layu.
2. Molase 1 lt atau gula merah 1 kg.
3. Air kelapa dari 5 butir kelapa
4. Air leri / boleh pake tepung beras

Cara membuat : 
- Bahan utama dedaunan dicincang lalu ditumbuk. Buat setinggi 1/3 tinggi wadah / jerigen.
- Molase di encerkan dengan air leri. Kalau tidak, pakai encerkan dengan air kelapa. 
- Masukan dedaunan, ingat 1/3 yah,,, 
- Masukan air gula, air leri, air kelapa
- Aduk sampai merata kemudian tutup rapat-rapat,Lalu simpan di tempat teduh.
- Setelah 4 hari di cek :
Kalau jerigen melembung, buka dikit utk mengeluarkan gasnya. Lalu tutup lagi.
- Setiap hari di kocok pagi, siang dan sore dan buang gasnya.
- Lakukan fermentasi ini 14 s/d 21 hari. Biasanya 21 hari sudah dormentasi alias tidur.
- Panen dengan cara di saring lalu dikemas.


4. Ini poc N untuk masa vegetatif

1. Kalau mau buat P. Pospat. 
Lakukan spt diatas, tapi daun diganti bongol pisang yg belum berbuah. Kalau ada pisang klutuk lebih bagus.
2. Untuk K kalium
Kita pakai serabut kelapa, Kulit pisang, pepaya matang, dll


*. Cari bahan yang mudah, murah,,, 
*. Bahan, takaran, dosis harap sesuaikan,,, 
*. Jangan ditawar"/ganti bahan, bila ada ya di Buat, kalau tidak ada ya Jangan Buat,,, 


Sumber Ezaa Saputra Group FB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JMS (Jadam Microorganisme Solution )

Bio Nuklir Pupuk

Jadam Wetting Agent (JWA)